Archive for Private Session
7, April 2007 at 10:22 pm · | Kategori: Private Session, Persiapan Mati
Anggaplah postingan ini sebagai surat terbuka, setelah pas satu bulan email ini diposting di milis Himti di tgl 7 Maret 2007, tanpa mendapat respon satu email pun dari penghuni milis. (kasian deh gw dicuekin). Pada kemana ya penghuni milisnya, sepi amat keliatannya, pedahal sebelumnya terlihat rame..
Apalagi belakangan ini mencuat kasus Cliff Muntu di IPDN. Sampai-sampai petinggi tertinggi negeri ini musti harus turun tangan. Walah,, mau dikemanakan bangsa ini jika calon penata pemerintahan lulus dari kampus yang sarat kekerasan.
Baca lebih lanjut »
18, December 2006 at 1:00 pm · | Kategori: Private Session, My Baby
Alhamdulillah,, sebuah kalimat pertama yang terpikirkan setelah momen kritis itu berlalu. Sebuah momen yang membuat haru biru hati ini. Momen tentang detik-detik bermulanya satu nafas kehidupan dari sebuah perjuangan hidup dan mati. Selayaknyalah kita sebagai anak manusia yang pernah dilahirkan juga oleh ibu kita, merasakan bahwa jasa mereka melahirkan kita tidak akan pernah terbayar lunas oleh kita dengan cara apapun. Pantaslah diharamkan perlakuan yang melukai perasaan sang ibu oleh anaknya walaupun hanya dengan sebuah kalimat acuhan pendek.
Setelah melewati proses yang sulit direportasekan disini, di sisa-sisa tenaga terakhir si ibu, akhirnya anak manusia itu berhasil lolos dari lorong sempit dan elastis dengan bantuan 3 orang (tidak termasuk yang lagi cerita). Satu bidan bantu mengolah dari lubang mecky, dua lainnya bantu dorong di perut. Baca lebih lanjut »
27, November 2006 at 10:54 pm · | Kategori: Private Session, My Baby
Mempertimbangkan semakin dekatnya (prediksi) tanggal kelahiran anak cowok gw (sumpah,,, gw bukan mendahului Tuhan, tapi ini menurut analisa kelamin oleh USG), yg bakalan ideal lahir di pertengahan Desember 2006, pedahal harus sudah diputuskan nama anak yang bakal diisi di surat keterangan kelahiran, sesaat setelah anak itu lahir.
Ini untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena biasanya kalo otak gw buntu, bakalan mulut ini bisa produksi kosakata asalan. Jangan sampe deh, kalo gw ditanya dokter/bidan tentang isian nama anak untuk form surat keterangan kelahiran, akhirnya gw keceplosan nama anak : “Alek Koben”, “Jimi Odong” atau “Bubeng Cut” wahh bisa bencana besar..
Baca lebih lanjut »
25, August 2006 at 4:02 pm · | Kategori: Private Session, Persiapan Mati
JAKARTA–MIOL: Sejumlah petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) di DKI Jakarta diduga memungli liang lahat sebesar Rp3 juta-Rp15 juta. Meski diultimatum oleh Kepala Kantor Pelayanan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta Dadang Kadarusman akan dicopot, perilaku itu tetap saja terulang.
Kepala TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan Tjardi Wiharta, sesuai informasi masyarakat diduga memungli liang lahat sampai 14 ribu persen. Untuk tumpangsari petugas TPU itu mengutip biaya Rp3,5 juta dan izin petak tanah makam (IPTM) dikutip Rp15 juta.
Baca lebih lanjut »